{"id":503,"date":"2025-12-14T16:37:52","date_gmt":"2025-12-14T09:37:52","guid":{"rendered":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/?p=503"},"modified":"2025-12-14T16:37:52","modified_gmt":"2025-12-14T09:37:52","slug":"strategi-laddering-deposito","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/","title":{"rendered":"Strategi Laddering Deposito: Maksimalkan Keuntungan Bunga"},"content":{"rendered":"<h2><b>Mengapa Laddering Deposito Layak Dipertimbangkan?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi banyak orang, <\/span><b>deposito<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> masih menjadi pilihan utama untuk menyimpan dana secara aman sambil mendapatkan bunga yang stabil. Namun, ada satu tantangan umum yang sering muncul, <\/span><b>bunga deposito bisa berubah seiring waktu<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, terutama ketika suku bunga acuan Bank Indonesia mengalami fluktuasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sinilah konsep <\/span><b>laddering deposito<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> berperan penting. Strategi ini memungkinkan kamu untuk <\/span><b>memaksimalkan bunga deposito<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> sekaligus menjaga fleksibilitas dalam mengatur likuiditas dana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menerapkan strategi laddering, kamu bisa tetap mendapatkan <\/span><b>bunga tinggi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, tetapi tidak kehilangan kesempatan mencairkan sebagian dana jika sewaktu-waktu dibutuhkan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Strategi Laddering Deposito?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara sederhana, <\/span><b>laddering deposito<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah teknik membagi dana deposito ke dalam beberapa tenor (jangka waktu) yang berbeda. Tujuannya adalah agar setiap bagian deposito jatuh tempo pada waktu yang berbeda, sehingga kamu bisa menikmati bunga tinggi sekaligus memiliki dana yang cair secara berkala.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh sederhananya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu memiliki dana Rp60 juta.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alih-alih menaruh semuanya dalam satu deposito 12 bulan, kamu membaginya menjadi:<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\n<p><\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rp20 juta dengan tenor 3 bulan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rp20 juta dengan tenor 6 bulan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rp20 juta dengan tenor 12 bulan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\n<p><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika deposito pertama jatuh tempo di bulan ke-3, kamu bisa mencairkannya atau memperpanjangnya dengan bunga terbaru. Dengan cara ini, kamu <\/span><b>tidak terikat penuh pada satu tenor<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, tetapi tetap bisa memanfaatkan <\/span><b>bunga deposito jangka panjang yang lebih tinggi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><b>Keuntungan Menerapkan Laddering Deposito<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi laddering bukan hanya populer di kalangan investor konservatif, tetapi juga di antara mereka yang ingin menjaga keseimbangan antara <\/span><b>keamanan, likuiditas, dan hasil bunga tinggi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Berikut adalah beberapa keunggulannya:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Mendapatkan Kombinasi Bunga Tinggi dan Akses Dana Berkala<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya, <\/span><b>tenor deposito yang lebih panjang memberikan bunga lebih tinggi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Namun, dengan sistem laddering, kamu tetap bisa menikmati bunga deposito jangka panjang <\/span><b>tanpa harus mengunci semua dana sekaligus<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap kali satu deposito jatuh tempo, kamu bisa memutuskan apakah ingin mencairkan dana atau memperpanjangnya dengan suku bunga terbaru, memberikan kontrol yang fleksibel atas keuanganmu.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Mengurangi Risiko Fluktuasi Suku Bunga<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suku bunga deposito sangat dipengaruhi oleh <\/span><b>kebijakan moneter Bank Indonesia (BI)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Ketika BI Rate naik, bunga deposito biasanya ikut naik, dan sebaliknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan laddering, kamu tidak terjebak pada satu tingkat bunga saja. Sebagian dana kamu akan selalu berada dalam posisi siap diperbarui dengan bunga terbaru, sehingga kamu <\/span><b>bisa memanfaatkan kenaikan suku bunga<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> tanpa harus menunggu deposito jangka panjang berakhir.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Menjaga Likuiditas Keuangan Pribadi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dari deposito tunggal yang membuat dana tidak bisa diakses hingga jatuh tempo, laddering memungkinkan kamu <\/span><b>memiliki sebagian dana yang cair secara rutin<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, setiap tiga bulan sekali ada satu deposito yang jatuh tempo, ini membuat kamu tetap memiliki dana darurat tanpa harus mencairkan seluruh simpanan dan terkena penalti.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Membantu Perencanaan Keuangan Lebih Terarah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi laddering bisa disesuaikan dengan <\/span><b>tujuan keuangan pribadi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Contoh:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Deposito tenor 3 bulan untuk dana liburan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Deposito tenor 6 bulan untuk biaya pendidikan anak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Deposito tenor 12 bulan untuk investasi jangka menengah.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\n<p><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, setiap jatuh tempo memiliki tujuan yang jelas, bukan sekadar menyimpan uang tanpa arah.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Menerapkan Strategi Laddering Deposito<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun konsepnya sederhana, penerapan laddering deposito perlu perencanaan agar hasilnya optimal. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Tentukan Total Dana dan Tujuan Keuangan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah pertama adalah menentukan <\/span><b>berapa total dana<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang ingin kamu tempatkan dan <\/span><b>untuk apa tujuannya<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Misalnya, kamu punya dana Rp100 juta untuk disimpan selama 2 tahun, tapi ingin tetap punya akses sebagian setiap beberapa bulan. Maka laddering bisa jadi solusi ideal.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Bagi Dana ke Beberapa Tenor<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah menentukan dana, bagi menjadi beberapa tenor. Contoh skenario:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rp25 juta untuk tenor 3 bulan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rp25 juta untuk tenor 6 bulan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rp25 juta untuk tenor 9 bulan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rp25 juta untuk tenor 12 bulan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\n<p><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika tenor 3 bulan berakhir, kamu bisa memperpanjangnya menjadi tenor 12 bulan, dan begitu seterusnya. Dengan cara ini, <\/span><b>setiap tiga bulan ada deposito yang jatuh tempo<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dan kamu terus memperbarui sesuai bunga terbaru.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Gunakan Bank dengan Bunga Kompetitif dan Layanan ARO<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar laddering berjalan lancar, pilih bank yang memiliki:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Bunga deposito kompetitif<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Sistem Automatic Roll Over (ARO)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk memperpanjang otomatis saat jatuh tempo<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kemudahan deposito online<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> agar pengelolaan lebih praktis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\n<p><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh, <\/span><a href=\"https:\/\/www.banklescadana.co.id\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bank Lescadana<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> menawarkan berbagai pilihan tenor fleksibel dan sistem ARO yang membantu nasabah mengatur strategi laddering tanpa repot.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Pantau Perubahan Suku Bunga Secara Berkala<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi laddering akan lebih efektif jika kamu aktif memantau perubahan <\/span><b>suku bunga acuan Bank Indonesia<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Ketika tren bunga naik, perpanjang deposito kamu dengan bunga terbaru. Sebaliknya, jika bunga menurun, kamu tetap memiliki deposito dengan bunga lama yang lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu bisa melihat informasi resmi mengenai suku bunga dan kebijakan moneter di situs <\/span><a href=\"https:\/\/www.ojk.go.id\"><span style=\"font-weight: 400;\">Otoritas Jasa Keuangan (OJK) <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">atau BI.<\/span><\/p>\n<h2><b>Simulasi Laddering Deposito untuk Memaksimalkan Keuntungan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar lebih mudah dipahami, berikut contoh simulasi perbandingan antara deposito tunggal dan strategi laddering.<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Skema<\/b><\/td>\n<td><b>Nominal Total<\/b><\/td>\n<td><b>Tenor<\/b><\/td>\n<td><b>Bunga per Tahun<\/b><\/td>\n<td><b>Keuntungan (Setelah Pajak 20%)<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Deposito Tunggal<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp100.000.000<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">12 bulan<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">5%<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp4.000.000<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Laddering Deposito (3 tenor)<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp100.000.000 (3 tenor berbeda)<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">3,6, dan 12 bulan<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">4,8%<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp4.100.000 \u2013 Rp4.300.000<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari simulasi di atas, terlihat bahwa laddering memberikan <\/span><b>keuntungan bersih lebih tinggi dan fleksibilitas lebih baik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, karena kamu bisa memperbarui sebagian deposito saat bunga meningkat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Tips Memaksimalkan Strategi Laddering Deposito<\/b><\/h2>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Gunakan minimal 3\u20134 tenor berbeda<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk hasil yang seimbang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pilih bank dengan bunga kompetitif dan reputasi baik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti Bank Lescadana.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Manfaatkan fitur deposito online<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> agar mudah dipantau dan dikelola.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Perbarui tenor dengan suku bunga terbaru<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> saat jatuh tempo.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pastikan dana tetap dalam batas penjaminan LPS (Rp2 miliar per nasabah per bank)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> agar tetap aman.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan strategi ini, kamu bisa memaksimalkan keuntungan bunga tanpa mengorbankan fleksibilitas keuangan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Kekurangan dan Kelebihan Laddering Deposito<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Aspek<\/b><\/td>\n<td><b>Kelebihan<\/b><\/td>\n<td><b>Kekurangan<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Keuntungan Bunga<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Potensi bunga lebih tinggi karena kombinasi tenor<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu perencanaan awal yang cermat<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Fleksibilitas Dana\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Dana cair bertahap tanpa penalti<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian dana tetap terikat hingga jatuh tempo<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Manajemen Risiko\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Terlindung dari fluktuasi suku bunga<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Membutuhkan monitoring rutin<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Keamanan<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Aman karena dijamin LPS<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Keuntungan relatif terbatas dibanding investasi pasar modal<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Kesimpulan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi <\/span><b>laddering deposito<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah cara cerdas untuk mendapatkan <\/span><b>bunga tinggi sekaligus menjaga fleksibilitas keuangan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Dengan membagi dana ke dalam beberapa tenor, kamu bisa menikmati kombinasi antara keamanan, keuntungan, dan kemudahan akses dana. Langkah ini cocok untuk siapa pun yang ingin mengoptimalkan hasil dari deposito tanpa harus mengambil risiko besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu ingin mulai menerapkan strategi laddering dengan bunga kompetitif dan sistem digital yang praktis, kamu dapat membuka deposito di <\/span><a href=\"https:\/\/www.banklescadana.co.id\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bank Lescadana<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Untuk memastikan keamanan dana, pastikan juga bank tersebut terdaftar di <\/span><a href=\"https:\/\/www.ojk.go.id\"><span style=\"font-weight: 400;\">Otoritas Jasa Keuangan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> (OJK) dan dijamin oleh LPS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan perencanaan yang matang dan strategi laddering yang tepat, kamu bisa <\/span><b>memaksimalkan imbal hasil deposito secara aman dan efisien.<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengapa Laddering Deposito Layak Dipertimbangkan? Bagi banyak orang, deposito masih menjadi pilihan utama untuk menyimpan dana secara aman sambil mendapatkan bunga yang stabil. Namun, ada satu tantangan umum yang sering muncul, bunga deposito bisa berubah seiring waktu, terutama ketika suku bunga acuan Bank Indonesia mengalami fluktuasi. Di sinilah konsep laddering deposito berperan penting. Strategi ini memungkinkan kamu untuk memaksimalkan bunga deposito sekaligus menjaga fleksibilitas dalam mengatur likuiditas dana. Dengan menerapkan strategi laddering, kamu bisa tetap mendapatkan bunga tinggi, tetapi tidak kehilangan kesempatan mencairkan sebagian dana jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Apa Itu Strategi Laddering Deposito? Secara sederhana, laddering deposito adalah teknik membagi dana deposito ke dalam beberapa tenor (jangka waktu) yang berbeda. Tujuannya adalah agar setiap bagian deposito jatuh tempo pada waktu yang berbeda, sehingga kamu bisa menikmati bunga tinggi sekaligus memiliki dana yang cair secara berkala. Contoh sederhananya: Kamu memiliki dana Rp60 juta. Alih-alih menaruh semuanya dalam satu deposito 12 bulan, kamu membaginya menjadi: Rp20 juta dengan tenor 3 bulan Rp20 juta dengan tenor 6 bulan Rp20 juta dengan tenor 12 bulan Ketika deposito pertama jatuh tempo di bulan ke-3, kamu bisa mencairkannya atau memperpanjangnya dengan bunga terbaru. Dengan cara ini, kamu tidak terikat penuh pada satu tenor, tetapi tetap bisa memanfaatkan bunga deposito jangka panjang yang lebih tinggi. Keuntungan Menerapkan Laddering Deposito Strategi laddering bukan hanya populer di kalangan investor konservatif, tetapi juga di antara mereka yang ingin menjaga keseimbangan antara keamanan, likuiditas, dan hasil bunga tinggi. Berikut adalah beberapa keunggulannya: 1. Mendapatkan Kombinasi Bunga Tinggi dan Akses Dana Berkala Biasanya, tenor deposito yang lebih panjang memberikan bunga lebih tinggi. Namun, dengan sistem laddering, kamu tetap bisa menikmati bunga deposito jangka panjang tanpa harus mengunci semua dana sekaligus. Setiap kali satu deposito jatuh tempo, kamu bisa memutuskan apakah ingin mencairkan dana atau memperpanjangnya dengan suku bunga terbaru, memberikan kontrol yang fleksibel atas keuanganmu. 2. Mengurangi Risiko Fluktuasi Suku Bunga Suku bunga deposito sangat dipengaruhi oleh kebijakan moneter Bank Indonesia (BI). Ketika BI Rate naik, bunga deposito biasanya ikut naik, dan sebaliknya. Dengan laddering, kamu tidak terjebak pada satu tingkat bunga saja. Sebagian dana kamu akan selalu berada dalam posisi siap diperbarui dengan bunga terbaru, sehingga kamu bisa memanfaatkan kenaikan suku bunga tanpa harus menunggu deposito jangka panjang berakhir. 3. Menjaga Likuiditas Keuangan Pribadi Berbeda dari deposito tunggal yang membuat dana tidak bisa diakses hingga jatuh tempo, laddering memungkinkan kamu memiliki sebagian dana yang cair secara rutin. Misalnya, setiap tiga bulan sekali ada satu deposito yang jatuh tempo, ini membuat kamu tetap memiliki dana darurat tanpa harus mencairkan seluruh simpanan dan terkena penalti. 4. Membantu Perencanaan Keuangan Lebih Terarah Strategi laddering bisa disesuaikan dengan tujuan keuangan pribadi. Contoh: Deposito tenor 3 bulan untuk dana liburan. Deposito tenor 6 bulan untuk biaya pendidikan anak. Deposito tenor 12 bulan untuk investasi jangka menengah. Dengan begitu, setiap jatuh tempo memiliki tujuan yang jelas, bukan sekadar menyimpan uang tanpa arah. Cara Menerapkan Strategi Laddering Deposito Meskipun konsepnya sederhana, penerapan laddering deposito perlu perencanaan agar hasilnya optimal. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti: 1. Tentukan Total Dana dan Tujuan Keuangan Langkah pertama adalah menentukan berapa total dana yang ingin kamu tempatkan dan untuk apa tujuannya. Misalnya, kamu punya dana Rp100 juta untuk disimpan selama 2 tahun, tapi ingin tetap punya akses sebagian setiap beberapa bulan. Maka laddering bisa jadi solusi ideal. 2. Bagi Dana ke Beberapa Tenor Setelah menentukan dana, bagi menjadi beberapa tenor. Contoh skenario: Rp25 juta untuk tenor 3 bulan Rp25 juta untuk tenor 6 bulan Rp25 juta untuk tenor 9 bulan Rp25 juta untuk tenor 12 bulan Ketika tenor 3 bulan berakhir, kamu bisa memperpanjangnya menjadi tenor 12 bulan, dan begitu seterusnya. Dengan cara ini, setiap tiga bulan ada deposito yang jatuh tempo dan kamu terus memperbarui sesuai bunga terbaru. 3. Gunakan Bank dengan Bunga Kompetitif dan Layanan ARO Agar laddering berjalan lancar, pilih bank yang memiliki: Bunga deposito kompetitif Sistem Automatic Roll Over (ARO) untuk memperpanjang otomatis saat jatuh tempo Kemudahan deposito online agar pengelolaan lebih praktis Sebagai contoh, Bank Lescadana menawarkan berbagai pilihan tenor fleksibel dan sistem ARO yang membantu nasabah mengatur strategi laddering tanpa repot. 4. Pantau Perubahan Suku Bunga Secara Berkala Strategi laddering akan lebih efektif jika kamu aktif memantau perubahan suku bunga acuan Bank Indonesia. Ketika tren bunga naik, perpanjang deposito kamu dengan bunga terbaru. Sebaliknya, jika bunga menurun, kamu tetap memiliki deposito dengan bunga lama yang lebih tinggi. Kamu bisa melihat informasi resmi mengenai suku bunga dan kebijakan moneter di situs Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau BI. Simulasi Laddering Deposito untuk Memaksimalkan Keuntungan Agar lebih mudah dipahami, berikut contoh simulasi perbandingan antara deposito tunggal dan strategi laddering. Skema Nominal Total Tenor Bunga per Tahun Keuntungan (Setelah Pajak 20%) Deposito Tunggal Rp100.000.000 12 bulan 5% Rp4.000.000 Laddering Deposito (3 tenor) Rp100.000.000 (3 tenor berbeda) 3,6, dan 12 bulan 4,8% Rp4.100.000 \u2013 Rp4.300.000 &nbsp; Dari simulasi di atas, terlihat bahwa laddering memberikan keuntungan bersih lebih tinggi dan fleksibilitas lebih baik, karena kamu bisa memperbarui sebagian deposito saat bunga meningkat. &nbsp; Tips Memaksimalkan Strategi Laddering Deposito Gunakan minimal 3\u20134 tenor berbeda untuk hasil yang seimbang. Pilih bank dengan bunga kompetitif dan reputasi baik, seperti Bank Lescadana. Manfaatkan fitur deposito online agar mudah dipantau dan dikelola. Perbarui tenor dengan suku bunga terbaru saat jatuh tempo. Pastikan dana tetap dalam batas penjaminan LPS (Rp2 miliar per nasabah per bank) agar tetap aman. Dengan strategi ini, kamu bisa memaksimalkan keuntungan bunga tanpa mengorbankan fleksibilitas keuangan. &nbsp; Kekurangan dan Kelebihan Laddering Deposito &nbsp; Aspek Kelebihan Kekurangan Keuntungan Bunga Potensi bunga lebih tinggi karena kombinasi tenor Perlu perencanaan awal yang cermat Fleksibilitas Dana\u00a0 Dana cair bertahap tanpa penalti Sebagian dana tetap terikat hingga jatuh tempo Manajemen Risiko\u00a0 Terlindung dari fluktuasi suku bunga Membutuhkan monitoring rutin Keamanan Aman karena dijamin LPS Keuntungan relatif terbatas dibanding investasi pasar modal &nbsp; Kesimpulan Strategi laddering deposito adalah cara cerdas untuk mendapatkan bunga tinggi sekaligus menjaga fleksibilitas keuangan. Dengan membagi dana ke dalam beberapa tenor, kamu bisa menikmati kombinasi antara keamanan, keuntungan, dan kemudahan akses dana. Langkah ini cocok untuk siapa pun yang ingin mengoptimalkan hasil dari deposito tanpa harus mengambil risiko besar. Jika kamu ingin mulai menerapkan strategi laddering dengan bunga kompetitif dan sistem digital yang praktis, kamu dapat membuka deposito di Bank Lescadana. Untuk memastikan keamanan dana, pastikan juga bank tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dijamin oleh LPS. Dengan perencanaan yang matang dan strategi laddering yang tepat, kamu bisa memaksimalkan imbal hasil deposito secara aman dan efisien.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":504,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[127],"tags":[],"class_list":["post-503","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-deposito"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Strategi Laddering Deposito: Maksimalkan Keuntungan Bunga - Blog | Bank Lescadana Jakarta<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari teknik laddering untuk mendapatkan imbal hasil maksimal dari deposito.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Strategi Laddering Deposito: Maksimalkan Keuntungan Bunga - Blog | Bank Lescadana Jakarta\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari teknik laddering untuk mendapatkan imbal hasil maksimal dari deposito.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog | Bank Lescadana Jakarta\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/BankLescadana\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-14T09:37:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Aset-web-1920x1080-2505-06.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bank Lescadana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bank Lescadana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Strategi Laddering Deposito: Maksimalkan Keuntungan Bunga - Blog | Bank Lescadana Jakarta","description":"Pelajari teknik laddering untuk mendapatkan imbal hasil maksimal dari deposito.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Strategi Laddering Deposito: Maksimalkan Keuntungan Bunga - Blog | Bank Lescadana Jakarta","og_description":"Pelajari teknik laddering untuk mendapatkan imbal hasil maksimal dari deposito.","og_url":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/","og_site_name":"Blog | Bank Lescadana Jakarta","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/BankLescadana\/","article_published_time":"2025-12-14T09:37:52+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Aset-web-1920x1080-2505-06.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bank Lescadana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bank Lescadana","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/"},"author":{"name":"Bank Lescadana","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/f60e6080c29ef3fa8e6368f0c0ee0df6"},"headline":"Strategi Laddering Deposito: Maksimalkan Keuntungan Bunga","datePublished":"2025-12-14T09:37:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/"},"wordCount":1036,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Aset-web-1920x1080-2505-06.jpg","articleSection":["deposito"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/","url":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/","name":"Strategi Laddering Deposito: Maksimalkan Keuntungan Bunga - Blog | Bank Lescadana Jakarta","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Aset-web-1920x1080-2505-06.jpg","datePublished":"2025-12-14T09:37:52+00:00","description":"Pelajari teknik laddering untuk mendapatkan imbal hasil maksimal dari deposito.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Aset-web-1920x1080-2505-06.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Aset-web-1920x1080-2505-06.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Strategi Laddering Deposito - Bank Lescadana"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/strategi-laddering-deposito\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Strategi Laddering Deposito: Maksimalkan Keuntungan Bunga"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/","name":"Blog Bank Lescadana","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#organization","name":"Bank Lescadana","url":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/bpr-lesca-dana.png","contentUrl":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/bpr-lesca-dana.png","width":350,"height":126,"caption":"Bank Lescadana"},"image":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/BankLescadana\/","https:\/\/www.instagram.com\/lescadanabank\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/f60e6080c29ef3fa8e6368f0c0ee0df6","name":"Bank Lescadana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d6b266c46bfdaef8c9a87086add325ae11443f1c8c9c3084c6211ed645b97b15?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d6b266c46bfdaef8c9a87086add325ae11443f1c8c9c3084c6211ed645b97b15?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bank Lescadana"},"sameAs":["https:\/\/www.banklescadana.co.id\/\/blog"],"url":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/author\/lesca_blog\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/503","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=503"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/503\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":505,"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/503\/revisions\/505"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/504"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=503"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=503"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=503"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}