{"id":493,"date":"2025-12-14T16:31:51","date_gmt":"2025-12-14T09:31:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/?p=493"},"modified":"2025-12-14T16:31:51","modified_gmt":"2025-12-14T09:31:51","slug":"jenis-deposito-populer-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Jenis Deposito Populer di Indonesia"},"content":{"rendered":"<h2><b>Mengenal Deposito sebagai Instrumen Investasi Aman<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Deposito merupakan salah satu instrumen keuangan paling populer di Indonesia karena sifatnya yang <\/span><b>aman, stabil, dan mudah dipahami<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Bagi banyak orang, terutama pemula di dunia investasi, deposito menjadi pilihan pertama untuk menumbuhkan dana tanpa harus menghadapi risiko besar seperti pada saham atau kripto.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara sederhana, <\/span><b>deposito adalah simpanan berjangka di bank<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang hanya bisa dicairkan setelah jangka waktu tertentu (tenor) berakhir. Selama periode itu, nasabah akan menerima bunga tetap sesuai kesepakatan di awal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh, jika kamu membuka deposito di <\/span><a href=\"https:\/\/www.banklescadana.co.id\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bank Lescadana<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, kamu bisa memilih tenor mulai dari 1 bulan, 3 bulan, hingga 12 bulan dengan bunga kompetitif. Setelah jatuh tempo, kamu akan menerima kembali dana pokok beserta bunganya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tahukah kamu bahwa <\/span><b>jenis deposito<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> di Indonesia tidak hanya satu? Yuk, kita bahas berbagai jenisnya agar kamu bisa memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan finansialmu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Jenis-jenis Deposito yang Populer di Indonesia<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap bank di Indonesia menawarkan beberapa jenis deposito dengan karakteristik dan manfaat berbeda. Berikut ini penjelasan lengkapnya \ud83d\udc47<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Deposito Berjangka (Time Deposit)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis ini adalah <\/span><b>deposito paling umum dan paling banyak digunakan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> oleh masyarakat Indonesia. Pada deposito berjangka, nasabah menempatkan sejumlah dana di bank untuk jangka waktu tertentu, misalnya <\/span><b>1, 3, 6, atau 12 bulan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama periode tersebut, dana tidak bisa ditarik sebelum jatuh tempo. Jika dicairkan lebih awal, bank biasanya akan mengenakan <\/span><b>penalti atau kehilangan bunga<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h4><b>Ciri-ciri deposito berjangka:<\/b><\/h4>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tenor ditentukan sejak awal (1\u201324 bulan).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bunga dibayarkan di akhir periode atau setiap bulan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dana hanya bisa dicairkan saat jatuh tempo.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aman karena dijamin oleh <\/span><b>Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> hingga Rp2 miliar per nasabah per bank.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\n<p><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Deposito berjangka cocok untuk kamu yang ingin <\/span><b>investasi aman<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan hasil pasti dan tidak membutuhkan likuiditas tinggi.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Deposito On Call<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Deposito on call merupakan jenis deposito dengan <\/span><b>jangka waktu sangat pendek<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, biasanya antara <\/span><b>7 hari hingga kurang dari 1 bulan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Jenis ini umumnya digunakan oleh perusahaan atau nasabah dengan dana besar yang butuh fleksibilitas tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suku bunga deposito on call biasanya <\/span><b>lebih tinggi dari tabungan biasa<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, tetapi <\/span><b>lebih rendah dari deposito berjangka<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h4><b>Ciri khas deposito on call:<\/b><\/h4>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minimal penempatan dana cukup besar (biasanya mulai Rp100 juta).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat dicairkan kapan saja dengan pemberitahuan sebelumnya (biasanya 3 hari sebelumnya).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cocok untuk perusahaan atau investor institusional yang ingin memarkir dana sementara.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\n<p><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena fleksibilitasnya, jenis deposito ini jarang digunakan oleh individu, kecuali dengan dana besar dan tujuan jangka sangat pendek.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Deposito Automatic Roll Over (ARO)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Deposito dengan fitur <\/span><b>Automatic Roll Over (ARO)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> berarti ketika jatuh tempo, deposito akan <\/span><b>diperpanjang otomatis<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan tenor dan bunga terbaru tanpa perlu membuka ulang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, kamu membuka deposito berjangka 3 bulan di Bank Lescadana, dan memilih opsi ARO. Maka saat jatuh tempo, sistem otomatis memperpanjang deposito untuk 3 bulan berikutnya dengan bunga yang berlaku saat itu.<\/span><\/p>\n<h4><b>Keunggulan ARO:<\/b><\/h4>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Praktis, tidak perlu memperbarui secara manual.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bunga terus berjalan selama diperpanjang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cocok untuk nasabah yang ingin menyimpan dana jangka menengah\u2013panjang tanpa repot.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\n<p><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, penting untuk tetap <\/span><b>memantau perubahan suku bunga pasar<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, karena bunga deposito bisa berubah pada periode perpanjangan berikutnya.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Deposito Non-ARO (Tanpa Perpanjangan Otomatis)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dari ARO, deposito <\/span><b>Non-ARO<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> akan <\/span><b>berakhir otomatis saat jatuh tempo<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Dana pokok dan bunga akan langsung ditransfer ke rekening nasabah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis ini cocok untuk kamu yang ingin menggunakan dana pada waktu tertentu, misalnya untuk membayar biaya pendidikan atau dana liburan.<\/span><\/p>\n<h4><b>Keunggulan Non-ARO:<\/b><\/h4>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dana bisa langsung digunakan setelah jatuh tempo.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak perlu khawatir perpanjangan otomatis tanpa izin.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cocok untuk perencanaan keuangan jangka pendek.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>5. Deposito ARO Plus (Automatic Roll Over Plus Bunga)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis ini merupakan versi lanjutan dari ARO biasa. Pada deposito <\/span><b>ARO Plus<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, selain dana pokok, <\/span><b>bunga yang diperoleh juga ikut diinvestasikan kembali<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> ke dalam periode deposito berikutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan <\/span><b>efek bunga berbunga (compound interest)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> secara otomatis.<\/span><\/p>\n<h4><b>Keunggulan ARO Plus:<\/b><\/h4>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dana pokok dan bunga terus berkembang setiap periode.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\n<p><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cocok untuk investasi jangka panjang.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\n<p><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak memerlukan pengelolaan aktif.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\n<p><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, karena bunga ikut dikunci bersama dana pokok, deposito ARO Plus <\/span><b>kurang fleksibel<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> jika kamu membutuhkan dana mendadak.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Deposito Valas (Foreign Currency Deposit)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu memiliki dana dalam mata uang asing seperti USD, SGD, atau EUR, kamu bisa membuka <\/span><b>deposito valas<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Jenis ini memungkinkan kamu mendapatkan bunga dalam mata uang asing.<\/span><\/p>\n<h4><b>Ciri-ciri deposito valas:<\/b><\/h4>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Simpanan dalam mata uang selain rupiah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suku bunga biasanya lebih rendah dibanding deposito rupiah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cocok untuk nasabah yang memiliki kebutuhan transaksi internasional.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\n<p><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, perlu diingat bahwa deposito valas mengandung <\/span><b>risiko nilai tukar (kurs)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika rupiah menguat, nilai konversi deposito valas kamu bisa menurun ketika ditukar kembali ke rupiah.<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Deposito Online (Digital Deposit)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kemajuan teknologi, kini banyak bank menyediakan <\/span><b>deposito online<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bisa dibuka melalui aplikasi mobile banking tanpa harus datang ke kantor cabang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Deposito online memiliki proses cepat, transparan, dan efisien yang cocok untuk generasi muda yang menginginkan kemudahan investasi digital.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, di <\/span><a href=\"https:\/\/www.banklescadana.co.id\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bank Lescadana<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, kamu bisa membuka <\/span><b>deposito online<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> hanya dengan beberapa klik, menentukan tenor, dan memantau bunga langsung lewat aplikasi.<\/span><\/p>\n<h4><b>Keunggulan deposito online:<\/b><\/h4>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pembukaan cepat tanpa dokumen fisik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa dimulai dari nominal kecil.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tenor fleksibel dan bisa dipantau real-time.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aman karena tetap dijamin oleh LPS.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\n<p><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), deposito digital yang dibuka di bank resmi tetap memiliki jaminan keamanan yang sama seperti deposito konvensional.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Perbandingan Singkat Jenis Deposito di Indonesia<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Jenis Deposito<\/b><\/td>\n<td><b>Tenor<\/b><\/td>\n<td><b>Fleksibilitas<\/b><\/td>\n<td><b>Bunga<\/b><\/td>\n<td><b>Cocok Untuk<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Berjangka<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1 &#8211; 24 bulan\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rendah<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Tetap\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Individu pemula\u00a0<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">On Call\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">&lt;1 bulan\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggi\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sedang<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">ARO<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1 &#8211; 12 bulan\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Menengah\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Tetap\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Investor Pasif<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Non &#8211; ARO<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1 &#8211; 12 bulan\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggi\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kompound\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Investasi panjang<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">ARO Plus<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1 &#8211; 12 bulan\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rendah<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kompound\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Investasi panjang\u00a0<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Valas\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1 &#8211; 12 bulan\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Menengah\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Variatif\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Pemegang mata uang asing\u00a0<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Online\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1 &#8211; 12 bulan\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggi\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kompetitif\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Generasi digital<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Tips Memilih Jenis Deposito yang Tepat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum menempatkan dana di deposito, pertimbangkan beberapa hal berikut:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Tentukan Tujuan Finansial<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu menabung untuk dana pendidikan atau liburan, pilih <\/span><b>deposito Non-ARO<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> agar dana cair tepat waktu.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Namun, untuk investasi jangka menengah, <\/span><b>ARO Plus<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa jadi pilihan terbaik agar bunga terus bertumbuh.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Sesuaikan dengan Profil Risiko<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi pemula dengan profil konservatif, <\/span><b>deposito berjangka atau online<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> paling cocok.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Tapi jika kamu terbiasa dengan transaksi besar atau bisnis, <\/span><b>deposito on call<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa jadi opsi yang fleksibel.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Pilih Bank Terpercaya<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan kamu memilih bank yang <\/span><b>diawasi OJK dan dijamin LPS<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti <\/span><a href=\"https:\/\/www.banklescadana.co.id\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bank Lescadana<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Hal ini memastikan keamanan dana kamu tetap terjaga.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kesimpulan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beragam <\/span><b>jenis deposito di Indonesia<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> memberikan fleksibilitas bagi nasabah untuk memilih sesuai kebutuhan dan tujuan keuangannya. Dari <\/span><b>deposito berjangka<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> hingga <\/span><b>deposito online<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, semuanya memiliki keunggulan dan risiko masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kamu yang mengutamakan <\/span><b>keamanan dan kenyamanan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, deposito tetap menjadi instrumen investasi pilihan yang relevan di era digital.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mulai menabung dengan mudah dan aman, kamu bisa membuka <\/span><b>deposito online<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> melalui <\/span><a href=\"https:\/\/www.banklescadana.co.id\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bank Lescadana<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Dan untuk memastikan produk keuangan pilihanmu legal, selalu cek informasi resmi di situs <\/span><a href=\"https:\/\/www.ojk.go.id\"><span style=\"font-weight: 400;\">Otoritas Jasa Keuangan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> (OJK).<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengenal Deposito sebagai Instrumen Investasi Aman Deposito merupakan salah satu instrumen keuangan paling populer di Indonesia karena sifatnya yang aman, stabil, dan mudah dipahami. Bagi banyak orang, terutama pemula di dunia investasi, deposito menjadi pilihan pertama untuk menumbuhkan dana tanpa harus menghadapi risiko besar seperti pada saham atau kripto. Secara sederhana, deposito adalah simpanan berjangka di bank yang hanya bisa dicairkan setelah jangka waktu tertentu (tenor) berakhir. Selama periode itu, nasabah akan menerima bunga tetap sesuai kesepakatan di awal. Sebagai contoh, jika kamu membuka deposito di Bank Lescadana, kamu bisa memilih tenor mulai dari 1 bulan, 3 bulan, hingga 12 bulan dengan bunga kompetitif. Setelah jatuh tempo, kamu akan menerima kembali dana pokok beserta bunganya. Namun, tahukah kamu bahwa jenis deposito di Indonesia tidak hanya satu? Yuk, kita bahas berbagai jenisnya agar kamu bisa memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan finansialmu. &nbsp; Jenis-jenis Deposito yang Populer di Indonesia Setiap bank di Indonesia menawarkan beberapa jenis deposito dengan karakteristik dan manfaat berbeda. Berikut ini penjelasan lengkapnya \ud83d\udc47 1. Deposito Berjangka (Time Deposit) Jenis ini adalah deposito paling umum dan paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Pada deposito berjangka, nasabah menempatkan sejumlah dana di bank untuk jangka waktu tertentu, misalnya 1, 3, 6, atau 12 bulan. Selama periode tersebut, dana tidak bisa ditarik sebelum jatuh tempo. Jika dicairkan lebih awal, bank biasanya akan mengenakan penalti atau kehilangan bunga. Ciri-ciri deposito berjangka: Tenor ditentukan sejak awal (1\u201324 bulan). Bunga dibayarkan di akhir periode atau setiap bulan. Dana hanya bisa dicairkan saat jatuh tempo. Aman karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar per nasabah per bank. Deposito berjangka cocok untuk kamu yang ingin investasi aman dengan hasil pasti dan tidak membutuhkan likuiditas tinggi. 2. Deposito On Call Deposito on call merupakan jenis deposito dengan jangka waktu sangat pendek, biasanya antara 7 hari hingga kurang dari 1 bulan. Jenis ini umumnya digunakan oleh perusahaan atau nasabah dengan dana besar yang butuh fleksibilitas tinggi. Suku bunga deposito on call biasanya lebih tinggi dari tabungan biasa, tetapi lebih rendah dari deposito berjangka. Ciri khas deposito on call: Minimal penempatan dana cukup besar (biasanya mulai Rp100 juta). Dapat dicairkan kapan saja dengan pemberitahuan sebelumnya (biasanya 3 hari sebelumnya). Cocok untuk perusahaan atau investor institusional yang ingin memarkir dana sementara. Karena fleksibilitasnya, jenis deposito ini jarang digunakan oleh individu, kecuali dengan dana besar dan tujuan jangka sangat pendek. 3. Deposito Automatic Roll Over (ARO) Deposito dengan fitur Automatic Roll Over (ARO) berarti ketika jatuh tempo, deposito akan diperpanjang otomatis dengan tenor dan bunga terbaru tanpa perlu membuka ulang. Misalnya, kamu membuka deposito berjangka 3 bulan di Bank Lescadana, dan memilih opsi ARO. Maka saat jatuh tempo, sistem otomatis memperpanjang deposito untuk 3 bulan berikutnya dengan bunga yang berlaku saat itu. Keunggulan ARO: Praktis, tidak perlu memperbarui secara manual. Bunga terus berjalan selama diperpanjang. Cocok untuk nasabah yang ingin menyimpan dana jangka menengah\u2013panjang tanpa repot. Namun, penting untuk tetap memantau perubahan suku bunga pasar, karena bunga deposito bisa berubah pada periode perpanjangan berikutnya. 4. Deposito Non-ARO (Tanpa Perpanjangan Otomatis) Berbeda dari ARO, deposito Non-ARO akan berakhir otomatis saat jatuh tempo. Dana pokok dan bunga akan langsung ditransfer ke rekening nasabah. Jenis ini cocok untuk kamu yang ingin menggunakan dana pada waktu tertentu, misalnya untuk membayar biaya pendidikan atau dana liburan. Keunggulan Non-ARO: Dana bisa langsung digunakan setelah jatuh tempo. Tidak perlu khawatir perpanjangan otomatis tanpa izin. Cocok untuk perencanaan keuangan jangka pendek. 5. Deposito ARO Plus (Automatic Roll Over Plus Bunga) Jenis ini merupakan versi lanjutan dari ARO biasa. Pada deposito ARO Plus, selain dana pokok, bunga yang diperoleh juga ikut diinvestasikan kembali ke dalam periode deposito berikutnya. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan efek bunga berbunga (compound interest) secara otomatis. Keunggulan ARO Plus: Dana pokok dan bunga terus berkembang setiap periode. Cocok untuk investasi jangka panjang. Tidak memerlukan pengelolaan aktif. Namun, karena bunga ikut dikunci bersama dana pokok, deposito ARO Plus kurang fleksibel jika kamu membutuhkan dana mendadak. 6. Deposito Valas (Foreign Currency Deposit) Jika kamu memiliki dana dalam mata uang asing seperti USD, SGD, atau EUR, kamu bisa membuka deposito valas. Jenis ini memungkinkan kamu mendapatkan bunga dalam mata uang asing. Ciri-ciri deposito valas: Simpanan dalam mata uang selain rupiah. Suku bunga biasanya lebih rendah dibanding deposito rupiah. Cocok untuk nasabah yang memiliki kebutuhan transaksi internasional. Namun, perlu diingat bahwa deposito valas mengandung risiko nilai tukar (kurs). Jika rupiah menguat, nilai konversi deposito valas kamu bisa menurun ketika ditukar kembali ke rupiah. 7. Deposito Online (Digital Deposit) Dengan kemajuan teknologi, kini banyak bank menyediakan deposito online yang bisa dibuka melalui aplikasi mobile banking tanpa harus datang ke kantor cabang. Deposito online memiliki proses cepat, transparan, dan efisien yang cocok untuk generasi muda yang menginginkan kemudahan investasi digital. Misalnya, di Bank Lescadana, kamu bisa membuka deposito online hanya dengan beberapa klik, menentukan tenor, dan memantau bunga langsung lewat aplikasi. Keunggulan deposito online: Proses pembukaan cepat tanpa dokumen fisik. Bisa dimulai dari nominal kecil. Tenor fleksibel dan bisa dipantau real-time. Aman karena tetap dijamin oleh LPS. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), deposito digital yang dibuka di bank resmi tetap memiliki jaminan keamanan yang sama seperti deposito konvensional. &nbsp; Perbandingan Singkat Jenis Deposito di Indonesia &nbsp; Jenis Deposito Tenor Fleksibilitas Bunga Cocok Untuk Berjangka 1 &#8211; 24 bulan\u00a0 Rendah Tetap\u00a0 Individu pemula\u00a0 On Call\u00a0 &lt;1 bulan\u00a0 Tinggi\u00a0 Sedang Perusahaan ARO 1 &#8211; 12 bulan\u00a0 Menengah\u00a0 Tetap\u00a0 Investor Pasif Non &#8211; ARO 1 &#8211; 12 bulan\u00a0 Tinggi\u00a0 Kompound\u00a0 Investasi panjang ARO Plus 1 &#8211; 12 bulan\u00a0 Rendah Kompound\u00a0 Investasi panjang\u00a0 Valas\u00a0 1 &#8211; 12 bulan\u00a0 Menengah\u00a0 Variatif\u00a0 Pemegang mata uang asing\u00a0 Online\u00a0 1 &#8211; 12 bulan\u00a0 Tinggi\u00a0 Kompetitif\u00a0 Generasi digital &nbsp; Tips Memilih Jenis Deposito yang Tepat Sebelum menempatkan dana di deposito, pertimbangkan beberapa hal berikut: 1. Tentukan Tujuan Finansial Jika kamu menabung untuk dana pendidikan atau liburan, pilih deposito Non-ARO agar dana cair tepat waktu. Namun, untuk investasi jangka menengah, ARO Plus bisa jadi pilihan terbaik agar bunga terus bertumbuh. 2. Sesuaikan dengan Profil Risiko Bagi pemula dengan profil konservatif, deposito berjangka atau online paling cocok. Tapi jika kamu terbiasa dengan transaksi besar atau bisnis, deposito on call bisa jadi opsi yang fleksibel. 3. Pilih Bank Terpercaya Pastikan kamu memilih bank yang diawasi OJK dan dijamin LPS, seperti Bank Lescadana. Hal ini memastikan keamanan dana kamu tetap terjaga. Kesimpulan Beragam jenis deposito di Indonesia memberikan fleksibilitas bagi nasabah untuk memilih sesuai kebutuhan dan tujuan keuangannya. Dari deposito berjangka hingga deposito online, semuanya memiliki keunggulan dan risiko masing-masing. Bagi kamu yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan, deposito tetap menjadi instrumen investasi pilihan yang relevan di era digital. Untuk mulai menabung dengan mudah dan aman, kamu bisa membuka deposito online melalui Bank Lescadana. Dan untuk memastikan produk keuangan pilihanmu legal, selalu cek informasi resmi di situs Otoritas Jasa Keuangan (OJK).<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":494,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[127],"tags":[],"class_list":["post-493","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-deposito"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jenis Deposito Populer di Indonesia - Blog | Bank Lescadana Jakarta<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketahui berbagai jenis deposito yang ditawarkan bank di Indonesia dan perbedaannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jenis Deposito Populer di Indonesia - Blog | Bank Lescadana Jakarta\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketahui berbagai jenis deposito yang ditawarkan bank di Indonesia dan perbedaannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog | Bank Lescadana Jakarta\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/BankLescadana\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-14T09:31:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Aset-web-1920x1080-2505-03.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bank Lescadana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bank Lescadana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jenis Deposito Populer di Indonesia - Blog | Bank Lescadana Jakarta","description":"Ketahui berbagai jenis deposito yang ditawarkan bank di Indonesia dan perbedaannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jenis Deposito Populer di Indonesia - Blog | Bank Lescadana Jakarta","og_description":"Ketahui berbagai jenis deposito yang ditawarkan bank di Indonesia dan perbedaannya.","og_url":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/","og_site_name":"Blog | Bank Lescadana Jakarta","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/BankLescadana\/","article_published_time":"2025-12-14T09:31:51+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Aset-web-1920x1080-2505-03.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bank Lescadana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bank Lescadana","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/"},"author":{"name":"Bank Lescadana","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/f60e6080c29ef3fa8e6368f0c0ee0df6"},"headline":"Jenis Deposito Populer di Indonesia","datePublished":"2025-12-14T09:31:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/"},"wordCount":1088,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Aset-web-1920x1080-2505-03.jpg","articleSection":["deposito"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/","url":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/","name":"Jenis Deposito Populer di Indonesia - Blog | Bank Lescadana Jakarta","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Aset-web-1920x1080-2505-03.jpg","datePublished":"2025-12-14T09:31:51+00:00","description":"Ketahui berbagai jenis deposito yang ditawarkan bank di Indonesia dan perbedaannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Aset-web-1920x1080-2505-03.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Aset-web-1920x1080-2505-03.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Jenis Deposito Populer di Indonesia - Bank Lescadana"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/deposito\/jenis-deposito-populer-di-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jenis Deposito Populer di Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/","name":"Blog Bank Lescadana","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#organization","name":"Bank Lescadana","url":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/bpr-lesca-dana.png","contentUrl":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/bpr-lesca-dana.png","width":350,"height":126,"caption":"Bank Lescadana"},"image":{"@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/BankLescadana\/","https:\/\/www.instagram.com\/lescadanabank\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/f60e6080c29ef3fa8e6368f0c0ee0df6","name":"Bank Lescadana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d6b266c46bfdaef8c9a87086add325ae11443f1c8c9c3084c6211ed645b97b15?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d6b266c46bfdaef8c9a87086add325ae11443f1c8c9c3084c6211ed645b97b15?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bank Lescadana"},"sameAs":["https:\/\/www.banklescadana.co.id\/\/blog"],"url":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/author\/lesca_blog\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/493","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=493"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/493\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":495,"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/493\/revisions\/495"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/494"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=493"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=493"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.banklescadana.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=493"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}